does revatio work like viagra drugs not to take with viagra pfizer viagra price can a woman take viagra

Buka Bersama Gapai 2017

Sabtu, 9 Juni 2017, Komunitas Gerakan Peduli Indonesia Inklusi (GAPAI) mengadakan buka bersama difabel di Solo. Acara yang dihadiri berbagai komunitas difabel, komunitas anak, siswa-siswa SLB hingga masyarakat umum tersebut diselenggarakan di Gedung Serbaguna BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Ini ketiga kalinya Gapai mengadakan kegiatan Buka Bersama dengan peserta ratusan orang. Tema kegiatan ini adalah “ Menggapai Berkah Ramadhan dalam Indahnya Tali Persaudaraan”. Sekitar 400 orang yang hadir dari berbagai kalangan ikut menikmati acara yang menuh keberagaman tersebut.
Acara buka bersama tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar komunitas maupun penyandang difabel, serta mengajak masyarakat umum untuk peduli dan memahami inklusifitas dalam masyarakat. Selain itu kegiatan tersebut dapat menambah ilmu dan ragam pengetahuan islam di bulan Ramadhan.
Adanya partisipasi masyarakat melalui donasi, serta dukungan kerjasama dengan komunitas-komunitas lain seperti Pajero Sport Community (PSC), Islamic Society Network (ISN), Komunitas 1000 Guru, Children Concern of Solo (CCS) dan Junior Chamber Indonesia (JCI) membuat acara berjalan semakin lancar. Tidak kurang dari 20 lembaga atau yayasan turut hadir membuat atmosfer keberagaman semakin kental terasa.
Acara tersebut dimulai pada pukul 16.00 WIB, dibuka oleh ketua panitia dan sambutan Dra. Tutik Nurning, Kepala Bidang Penyaluran dan Bimbingan Lanjut BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Setelah itu anak-anak diajak untuk mendengarkan dongeng yang disampaikan oleh Pak Firman. Melalui perantara dongeng itu, acara ini berharap dapat menyisipkan nilai-nilai keislaman dengan metode yang menyenangkan. Keceriaan anak-anak terpancar dari riuhnya tawa ketika dongeng disampaikan. Selain itu penampilan dari siswa-siswa difabel untuk menyanyi juga menambah semaraknya acara. Sebelum menuju pada inti acara yaitu berbuka bersama, panitia membagikan doorprize untuk peserta.
Antusiasme masyarakat terhadap acara ini sangat tinggi, hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya partisipasi masyarakat yang turut serta hadir dalam acara. Yoyon, Mahasiswa Geografi UMS, selaku ketua panitia mengungkapkan senang dan berterimakasih kepada seluruh panitia yang berasal dari 4 perguruan tinggi serta masyarakat umum yang telah membantu terlaksananya acara ini.
Buka Bersama GAPAI ini juga mendapat apresiasi dari pihak BBRSBD, karena acara semacam ini sangat bermanfaat bagi peningkatan pemahaman masyarakat inklusifitas di kota Solo. Murdiyanto, Aktivis Sosial BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta, mengungkapkan “Saya mengapresiasi acara ini. Acara ini sangat bagus dan bermanfaat. Semoga kedepan bisa dilaksanakan acara seperti ini dengan lebih baik lagi”. Peserta dan tamu undangan pun menyampaikan agar acara seperti ini dilakukan kembali di tahun-tahun berikutnya untuk meningkatkan silaturahmi antar penyandang difabel maupun komunitas-komunitas di Solo.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *